Kamis, 21 Desember 2017

Sistem Manajemen Basis Data (BASDAT)

Sistem Manajemen Basis Data (BASDAT) merupakan suatu sistem penyusunan dan pengelolaanrecord-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

Komponen Dasar Sistem Basis Data
Terdapat 4 komponen pokok dari sistem basdat :
A.    Data
1.         Data disimpan secara terintegrasi
2.         Data dapat dipakai secara bersamaan,
B.     Perangkat Keras (Hardware)
1.        Peralatan untuk penyimpanan misalnya disk, tape,floopy disk.
2.        Peralatan input dan output Peralatan komunikasi data, dll
3.        Komponen Dasar Sistem Basis Data
C.     Perangkat Lunak
Berfungsi sebagai perantara (interface) antara pemakai dengan data phisik pada database,
dapat berupa :
1.        Database Management System (DBMS)
2.        Program-program aplikasi & prosedur-prosedur
D.    Pemakai (USER)
Terbagi menjadi 3 klasifikasi :
1.        Database Administrator (DBA), orang/tim yang bertugas mengelola system database secara keseluruhan
2.        Programmer, orang/tim membuat program aplikasi yang mengakses database dengan menggunakan bahasa pemprograman
3.        End user, orang yang mengakases database melalui terminal dengan menggunakan query language atau program aplikasi yang dibuat oleh programmer

Apa itu Algoritma Pemrograman Komputer (ALPRO)?

wehhh pasti kalian udah tau sama Laboratorium Komputasi dan Simulasi Industri (KSI) kalo blom tau bisa cek disini 5 Menit mengenal KSI. Tapi apa kalian tau mata kuliah yang berkaitan dengan KSI??Yap Algoritma Pemrograman Komputer(Alpro) dan Sistem Manajemen Basis Data. Kalo gitu udah tau Alogirtma dan Pemograman (Alpro) itu apa?? Binggung?? biar aku jelasin dulu!
Algoritma merupakan  langkah kerja yang disusun secara logis dan sistematis guna untuk menyelesaikan suatu masalah. Kalian tau tidak kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma. Setiap langkah dalam algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar. Dalam beberapa konteks, algoritma adalah spesifikasi urutan langkah untuk melakukan pekerjaan tertentu. Pemilihan Algoritma harus di pertimbangkan dalam beberapa hal yaitu yang pertama adalah algoritma haruslah benar. Artinya algoritma akan memberikan keluaran yang dikehendaki dari sejumlah masukan yang diberikan. Tidak peduli sebagus apapun algoritma, kalau memberikan keluaran yang salah, pastilah algoritma tersebut bukanlah algoritma yang baik.
Pertimbangan kedua yang harus diperhatikan adalah kita harus mengetahui seberapa baik hasil yang dicapai oleh algoritma tersebut. Hal ini penting terutama pada algoritma untuk menyelesaikan masalah yang memerlukan aproksimasi hasil (hasil yang hanya berupa pendekatan). Algoritma yang baik harus mampu memberikan hasil yang sedekat mungkin dengan nilai yang sebenarnya.
Ketiga adalah efisiensi algoritma. Efisiensi algoritma dapat ditinjau dari 2 hal yaitu efisiensi waktu dan memori. Meskipun algoritma memberikan keluaran yang benar (paling mendekati), tetapi jika kita harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan keluarannya, algoritma tersebut biasanya tidak akan dipakai, setiap orang menginginkan keluaran yang cepat. Begitu juga dengan memori, semakin besar memori yang terpakai maka semakin buruklah algoritma tersebut. Dalam kenyataannya, setiap orang bisa membuat algoritma yang berbeda untuk menyelesaikan suatu permasalahan, walaupun terjadi perbedaan dalam menyusun algoritma, tentunya kita mengharapkan keluaran yang sama. Jika terjadi demikian, carilah algoritma yang paling efisien dan cepat.
Sedangkan Program komputer adalah kumpulan pernyataan komputer. Sehingga algoritma merupakan program ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman. Jadi bisa disebut bahwa program adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman. Beberapa pakar memberi formula bahwa :
Program = Algoritma + Bahasa (Struktur Data)

Bagaimanapun juga struktur data dan algoritma berhubungan sangat erat pada sebuah program. Algoritma yang baik tanpa pemilihan struktur data yang tepat akan membuat program menjadi kurang baik, demikian juga sebaliknya.

5 Menit Mengenal KSI



Sebelumnya kalian tau gk apa itu Laboratorium Komputasi dan Simulasi Industri? Udah pas banget kum ngujungi kesini biar ku jelasin apa itu Laboratorium Komputasi dan Simulasi Industri (KSI)!

Laboratorium Komputasi dan Simulasi Industri (KSI) merupakan salah satu laboratorium dibawah naungan program studi Teknik Industri yang ada di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang bergerak dibidang akademik khususnya dibidang kajian simulasi dan fasilitas komputer untuk mahasiswa dan dosen, serta melakukan riset untuk pengembangan keilmuan dan pengabdian masyarakat yang telah berdiri sejak tahun 2007.

Laboratorium Komputasi dan Simulasi Industri (KSI) juga melakukan beberapa praktikum yang berkenaan dengan mata kuliah yang berhubungan dengan bidang komputasi dan simulasi industri. Sampai saat ini terdapat dua praktikum yang dinaungi oleh Laboratorium Komputasi dan Simulasi Industri, yaitu: Algoritma Pemrograman Komputer (ALPRO), Sistem Manajemen Basis Data (BASDAT)

Apa kalian tidak kepikiran mengapa perlu dilakukan praktikum? Praktikum diperlukan untuk menguji kemampuan dan pengetahuan mahasiswa mengenai mata kuliah yang telah mereka terima. Selain itu, praktikum-praktikum tersebut juga bertujuan agar mahasiswa dapat melakukan kegiatan-kegian yang berhubungan dengan mata kuliah tersebut sehingga mahasiswa tidak hanya memiliki ilmu teori saja dalam perkuliahan tetapi memiliki ilmu penerapan/praktik sebenarnya.

Seperti halnya laboratorium yang lain Laboratorium Komputasi dan Simulasi Industri visi dan misi sebagai berikut:

Visi

Menjadi laboratorium yang unggul secara berkelanjutan dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai potensi akademik dan profesional melalui tri dharma perguruan tinggi pada tahun 2015.

Misi:

1.      Melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai dengan bidang kajian dan aplikasinya di lingkup industri dan masyarakat umum.
2.      Menyelenggarakan dan mengembangkan proses pembelajaran yang berkualitas secara berkelanjutan dibidang optimasi dan komputasi.

3.      Mengakomodasi sumber daya dan potensi akademik sesuai dengan bidang optimasi dan komputasi.